Jumat, 17 Agustus 2012

Meriahnya Parade Senja Di Grahadi Surabaya

Di tengah lapangan , Raja Jaya Wijaya tampak berperang dengan Pemimpin  pasukan Tar-Tar dari Negara Mongol.  

Di sekitarnya , beberapa penari wanita dan pria tampak melakukan gerakan dengan hilir mudik dan berlarian seolah mengimbangi  pertempuran itu.

Begitulah salah satu fragmen yang ditampilkan dalam Parade Senja di Gedung Grahadi Gubernur Jawa Timur , hari Jum'at tgl 17 Agustus 2012.

Seperti sudah menjadi tradisi, Parade senja ini diadakan dalam rangkaian memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tiap tgl 17 Agustus.

Kegiatan ini diadakan merupakan acara hiburan  sebelum acara inti yaitu upacara penurunan Bendera Merah Putih oleh Pasukan Pengibar Bendera ( Paskibra ) – Jawa Timur.

Dalam Parade Senja yang dimulai pada pukul 15.00 ini menampilkan kesenian dalam bentuk sendratari tentang perjalanan Negara Republik Indonesia sejak masa kerajaan sampai dengan masa perjuangan dalam mencapai kemerdekaan bangsa.

 Beraneka kostum , warna dan properti yang masuk ke arena pentas secara silih berganti terasa berpadu secara menarik. Begitu juga dengan  kisah yang diiringi dengan lantunan beberapa lagunya.
 
Sendratari itu merupakan persembahan dari kolaborasi dari ratusan personel yang berasal dari  Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta , Roode Brug Soerabaia serta  komunitas kesenian dan sejarah lainnya di Surabaya.

Kisah dalam sendratari itu menampilkan rangkaian fragmen seperti peperangan antara Raja Jaya Wijaya dan pasukannnya dengan Pasukan Tar-tar, Pahlawan Nasional yang  kharismatik yaitu Pangeran Diponegoro .

 
Ada juga  kedatangan pasukan penjajah dari Negara Jepang, Belanda dan Inggris dengan tentara Gurkhanya dan perlawanan pejuangan Indonesia terhadap para penjajah.

Kibaran bendera yang berwarna merah, putih, biru dan bendera  Matahari Terbit yang dibawa oleh penari menjadi simbol dari kehadiran negara-negara kolonial itu di Indonesia.

Aksi Roode Brug Soerabaia dengan mengerahkan pasukannya yang berbusana ala pejuang masa Tempo Doeloe juga sangat atraktif.

Beberapa personelnya juga menampilkan adegan Presiden Soekarno dan Bung  Hatta  saat pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
 
Saat Roode Brug  Soerabaya itu beraksi ada yang menggunakan kembang api yang memberi nuansa pertempuran dengan suara ledakan dan asap yang mengepul.


 Sendratari perjuangan ini diakhiri dengan bentangan Bendera Merah Putih yang cukup besar dan panjang di tengah lapangan.

 Atraksi kesenian berikutnya menampilkan Marching Band  dari PT. Semen Gresik.

Sangat banyak warga yang menyaksikan Parade Senja ini yang kemudian dilanjutkan dengan acara inti yaitu upacara penurunan Bendera Merah Putih. 

Free Trial 41.000 Movies  + TV  Episode = Amazon Prime 

======================================================================

Dijual Tablet Smartfren New Andromax Tab 7.0 


Hadiah Lomba dari Vivanews. 

Kondisi 100% Baru, Lengkap dan Tersegel.

Harga Penawaran Rp 1,5 juta

Barang Langka - Stock Galeri Smartfren Sudah Kosong Lama

Harga Tablet Smartfren New Andromax Tab 8.0 Rp 2,3 juta

Kontak Agung - 0823 3388 7121

======================================================================



 ====================

===============

Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca 

di Link berikut ini :







  

2 komentar:

  1. kemarin ikut upacara di grahadi ta gan?
    kmarin mau ikut kesana tp pulkam gan ...

    BalasHapus