Minggu, 10 Juni 2012

Ali Mansyur, S.Ag - Peraih Kalpataru dari Tuban


Ali Mansyur, S.Ag, warga Desa Jenu Kecamatan Jenu – Kabupaten Tuban , Jawa Timur yang ditemui saat Kirab Piala Adipura  di alun-alun Tuban pada tgl 8 Juni 2012 patut merasa bersyukur dan berbangga atas kerja kerasnya selama ini. 


Upayanya  yang secara konsisten menanam  1,5 juta tanaman cemara laut, mangrove dan tanaman lainnya di pesisir Pantai Tuban seluas  134,8 hektar menuai hasil.

Berbagai pihak mengapresiasi upaya dan usahanya itu. Bahkan pada hari Lingkungan Hidup Sedunia  tgl 5 Juni 2012 , Presiden Republik Indonesia Bp. Susilo Bambang Yudhoyono mengganjarnya dengan piala Kalpataru kategori Perintis Lingkungan.


Usaha yang dilakukan oleh pria yang berprofesi sebagai guru di MTS Manbail Futuh – Jenu ini dilakukan di  lokasi Mangrove Center  yang berada di Desa Jenu. Lokasi ini mudah dijumpai karena  berada di tepi jalan raya Semarang-Tuban, kilometer 9.

Selain tanaman cemara laut dan mangrove, di lahan yang memanjang di tepi pantai itu juga , ia juga membuat pembenihan  ber aneka  jenis pohon lainnya  seperti  ketapang, waru, nyamplung, mahoni, gembilina, jati, dan tanjung.

Cemara laut itu sendiri merupakan hasil persilangan antara cemara udang dari Sumenep dan cemara gunung asal Pantai Samas Yogyakarta.

Di lokasi itu juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas untuk   perkemahan, aula, penginapan, rumah hijau, taman baca dan  juga fasilitas lainnya.

 ====================


Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca 

di Link berikut ini :



Sering kali mereka yang usai  berkunjung atau berkemah disana tak lupa membawa benih berbagai tanaman yang disediakan secara gratis itu untuk di tanam di lingkungan rumahnya masing-masing.



Menurut Ali Mansyur, usaha penghijauan dan pelestarian lingkungan di pantai yang telah dilakukannya selama puluhan tahun  itu sebelumnya dia lakukan tanpa ada niat atau pamrih untuk mendapatkan pujian, materi atau hal lainnya.

Dia melakukannya karena benar-benar terpanggil untuk melakukannya karena melihat kerusakan lingkungan pantai di daerah sekitar tempat tingggalnya yang sudah sangat parah.

Pada era tahun 1990, abrasi di sekitar Pantai Tuban sudah mencapai 200 meter dari bibir pantai. Atau rata-rata abrasi mencapai 2 meter per tahun. Sementara kepedulian masyarakat tentang abrasi pantai itu sangat rendah.

Tak hanya itu yang dilakukan oleh Ali Mansyur, untuk menunjang kegiatannya ia juga  membentuk berdirinya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Komunikasi Peduli Lingkungan Pesisir Pantai Tuban (FFKLPLT).


Melalui forum itu dia melakukan pendekatan kepada warga dengan  penyuluhan, diskusi, dan pelatihan. Kegiatannya itu kemudian ditiru berbagai kalangan masyarakat, mulai  dari warga sekitar, kelompok nelayan, pelajar, mahasiswa dan  lainnya.




Bila kemudian usaha yang dilakukan oleh Ali Mansyur  , S.Ag. itu berbuah dengan Piala Kalpataru dari pemerintah, semoga hal itu bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi yang lainnya untuk segera melakukan yang terbaik bagi lingkungan di sekitarnya. 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar