Minggu, 16 Juni 2013

Jejak Pesawat Legendaris Di Museum Dirgantara

Lima buah pesawat dalam berbagai jenis itu dalam posisi siaga di halaman luar bangunan besar itu. Di bagian belakang ada juga sebuah rudal dalam posisi siap luncur. Begitulah gambaran di halaman luar Museum Dirgantara Mandala - Yogyakarta.


Keberadaan pesawat dan rudal itu seolah menyapa dan menyambut  kedatangan para wisatawan di sana.


Tak hanya itu saja, masih ada banyak pesawat lainnya yang ditempatkan di dalam bangunan museum ini.Ruangan penempatan pesawat itu bagaikan hanggar pesawat ukuran jumbo karena mampu menyimpan banyak  pesawat sekaligus. 

Yang menarik, pesawat-pesawat itu bukanlah pesawat biasa saja. Karena mereka merupakan pesawat legendaris bagi TNI - Angkatan Udara  karena mempunyai latar belakang sejarah dan perjuangan Bangsa Indonesia.  
_____________________________________ 

____________________________________

Selain digunakan dalam berbagai operasi untuk melawan pendudukan tentara asing, juga digunakan utntuk melawan gerakan-gerakan separatisme dan pemberontakan di berbagai  daerah di nusantara.


Koleksi berbagai pesawat itu sebantiasa dalam keadaan bersih dan terawat dengan baik. Pada bagian depannya dilengkapi dengan informasi tentang data-data pesawat dan peranannya selama aktif digunakan di TNI -AU.
 

Salah satunya adalah pesawat Pembom TU-16 Pesawat ini merupakan  pesawat pembom jarak jauh yang sangat ditakuti oleh Belanda pada masa Operasi Trikora.Tupolev TU-16 B/KS ini adalah pesawat paling besar yang ada di Museum Dirgantara Mandala. 


Pesawat buatan pabrik Tupolev Uni Soviet ini memiliki panjang pesawat 36.5 meter, panjang sayap 33.5 meter, tinggi 10.8 meter, dan memiliki kecepatan jelajah maksimum 945 km/jam. Pesawat yang sangat modern di jamannya (tahun '60-an )  ini masuk museum pada tahun 1992.

Di luar gedung museum juga terdapat beberapa koleksi pesawat yang tidak kalah menarik diantaranya adalah PBY-5A (Catalina), UF-1 Albatros, Tupolev TU-16 B/KS, A-4 Skyhawk, dan OV-10 Bronco.  



Pesawat PBY-5A merupakan pesawat multi fungsi yaitu sebagai pembom, patroli, penolong, dan sebagai pesawat penumpang buatan Douglas (Amerika Serikat). Kalau UF-1 Albatros merupakan pesawat yang unik karena pesawat ini berjenis amphibi yang dulunya memperkuat Skadron 5 yang berkedudukan di Abdul Rachman Saleh. 


Koleksi pesawat Pembom Guntai direbut dari Jepang saat Belanda melancarkan aksi blokade terhadap dirgantara Indonesia, pesawat buatan tahun 1930 ini dengan penerbangnya Kadet Mulyono melaksanakan pemboman terhadap kedudukan lawan di Semarang pada tanggal 29 Juli 1947.

Ada juga koleksi pesawat Mustang.Pesawat yang pada masa Perang Dunia ke II mampu mengungguli superioritas pesawat-pesawat tempur Jerman dan Jepang.
 

Pesawat legendaris ini kemudian digunakan oleh  AU Indonesia untuk menggempur pemberontakan Permesta. Selain itu juga  menembak jatuh pesawat B-25 yang digunakan oleh Angkatan Udara Permesta dengan pilot sewaan dari Amerika, Allan Pope.


Koleksi yang mengagumkan  lainnya adalah pesawat-pesawat jenis MiG buatan Rusia, yang merupakan era pesawat jet pertama di Indonesia. Koleksi pesawat MiG ini mulai dari MiG 15, MiG 17, MiG 19, hingga MiG 21 yang merupakan pesawat terhebat pada masanya.
______________________________


Layanan untuk Web Hosting dan Domain Anda :










 _____________________________

Untuk pesawat MiG 21 ini, meski tidak berhadapan langsung dengan pesawat Belanda di Irian Barat, namun kehadirannya mampu menciutkan nyali  Belanda dalam mempertahankan Irian Barat.
 


Pada bagian lainnya terdapat koleksi pesawat WEL RI X  yang  merupakan produksi pertama bangsa Indonesia dan dibuat pada tahun 1948 oleh Biro Rencana dan Konstruksi, Seksi Percobaan Pembuatan Pesawat Terbang, Magetan, dan Madiun. 



Pembuatan pesawat ini dibawah pimpinan Opsir Udara III (Kapten) Wiweko Supomo. Pesawat ini memakai mesin Harley Davidson 2 Silinder model tahun 1928.

 

Selain itu juga ada Pesawat Jet Star yang merupakan pesawat kepresidenan hadiah dari pemerintah Amerika Serikat kepada Presiden RI Soekarno. 
 



Pesawat ini  pernah digunakan dalam kunjungan ke beberapa negara antara lain Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, dan Thailand.

Selain pesawat, di museum ini juga terdapat koleksi berupa kendaaraan dan peralatan tempur. Kesemuanya menjadi saksi bisu heroisme dan nasionalisme  para pejuang  pada masa lampau.

=======================================================================




Break Session :


 
 

Eksotisme Wisata Air Terjun Sri Gethuk


Swastika Ala Nazi Di Kelenteng Kwan Sing Bio 
Nuansa Seram Dalam Ritual Sumpah Pocong
Mengenang Gus Dur Di Kelenteng Boen Bio
Menikmati Surabaya Dengan Surabaya Heritage Track 
Legenda Kwan Kong Di Kelenteng Kwan Sing Bio

Suharto, Hercules Bergigi Baja Dari Tuban  
Masjid Aschabul Kahfie Di Dalam Gua Yang Unik 

Megahnya Istana Kaisar Di Kelenteng Kwan Sing Bio
Nostalgia Masa Kecil Di Museum Anak Kolong Tangga

Ovi, Gadis Hulk Yang Perkasa Dari Tuban 
Menguji Nyali Di Tebing Watu Ondo
Mengenang Fenomena Aneh Gadis Kristal Di Tuban
Camilan Ampo Yang Terbuat Dari Tanah 
Ongkek Yang Langka Di Museum Kambang Putih Tuban 

Dinding Jebol Jejak Pelarian Pangeran Diponegoro
Foto Rongten Korban Santet Di Surabaya
Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna





















1 komentar: