Kamis, 03 Januari 2013

Uniknya Memancing Ikan Di Ranu Grati - Pasuruan


Memancing ikan dengan menggunakan umpan yang berupa cacing, udang, ikan, kerang serangga dan sebagainya tentu adalah hal yang biasa saja. Tetapi bila  memancing ikan itu dengan menggunakan umpan berupa lumut, tentu hal itu cukup unik dan menarik.

Keunikan itulah yang saya jumpai di Ranu Grati. Di kawasan wisata itu pada setiap hari utamanya pada sore hari banyak warga yang memancing ikan di tepi danau.

Mereka umumnya berkumpul di sisi timur Ranu Garti.Walau umpannya  hanya berupa lumut saja dan tanpa tambahan apapun, tetapi ternyata cukup banyak hasil ikan yang mereka dapatkan. Jenis ikan dan ukurannya pun beragam.

Lumut itu sendiri hanya dipasang pada mata pancing dengan jalan melilit-lilitkannya dan tak ada tambahan apapun lainnya. 



Entah sejak kapan dan bagaimana awalnya sehingga para pemancing menggunakan lumut sebagai umpan memancing bukan umpan memancing seperti pada umumnya.
    
Ranu adalah sebutan untuk telaga atau danau di Kabupaten Pasuruan - Jawa Timur.


Di daerah yang berjulukan Kota Untung Suropati ini terdapat tiga ranu yang memiliki panorama alam yang sangat indah dan menarik.
Salah satunya adalah Ranu Grati.Ranu Grati memiliki  luas  sekitar 198 hektar yang ini terletak diantara 3 desa di kecamatan Grati, yaitu Desa Sumberdawesari, Desa Ranuklindungan, dan Desa Gratitunon.
Lokasi Ranu Grati berada di sebelah selatan tidak jauh dari jalan pantai utara diantara ruas Pasuruan - Probolinggo.  Dengan ongkos Rp 2000 jika mengaksesnya dengan menggunakan angkutan umum jenis  mobil colt.
Untuk memasuki Ranu Grati ini setiap pengunjung dikenakan tiket masuk Rp 2000 per orang.
Di  Ranu Grati ini sejak  dulu hingga  sekarang  dimanfaatkan sebagai irigasi yang mengairi lahan persawahan di Kecamatan Grati dan sekitarnya.

 ====================


Artikel-artikel Menarik lainnya bisa Anda baca 

di Link berikut ini :


Selain itu juga pada bagian sebelah barat Ranu dimanfaatkan  oleh penduduk sekitar untuk mencari penghasilan dengan memancing ikan atau secara karamba. 
 
Di kawasan wiata ini ada banyak kegiatan yang bisa dilakukan oleh wisatawan. Mereka bisa menikmati suasana di sekitar Ranu Grati dengan menggunakan becak kayuh dengan tarif Rp 3000 per 15 menit atau dengan speed boat dengan tarif Rp 50.000 untuk sekali jalan.
Bila menggunakan becak kayuh, pengunjung harap berhati-hati dengan tidak melintasi batas aman perairan  yang diberi bola-bola pelampung. Karena di luar batas itu, sangat berbahaya bagi pengunjung karena sangat dalamnya dasar Ranu Grati.


Ada kisah yang  menarik yang berkembang  di warga sekitar Ranu Grati ini, yang saya sendiri belum tahu tentang kebenarannya.Konon, di dasar Ranu Garti ini ada tank amfibi milik  tentara Belanda.
 
Pasukan Belanda dengan  peralatan Tank Amphibi itu sebelumnya sudah diperingatkan oleh warga untuk tidak melintasi Ranu Grati ini  karena diduga di dasar Ranu Grati ada  sebuah lubang besar yang berbentuk kerucut terbalik. Akibatnya, tank amphibi itu pun terjebak dan tidak bisa keluar dari dasar danau ini.
 
Sejak tahun 2000an, pemerintah kabupaten Pasuruan mulai membangun dan mengembangkan   Ranu  Grati ini sebagai destinasi wisata.
 
 Diantaranya  dengan diselenggarakannya berbagai kegiatan dan event tingkat Nasional, seperti even Lomba Olah Raga Air tingkat Jawa-Bali. Selain itu juga dengan mengadakan even-even budaya dan kesenian lokal.
 
Untuk menuju ke Wisata  Ranu Grati ini dapat ditempuh sekitar 30 menit dari kota Pasuruan dan Probolinggo dan 2 jam lebih  dari kawasan wisata Gunung Bromo.

3 komentar:

  1. Pusat penyediaan benih ikan air tawar. khusus melayani pengiriman luar pulau jawa..,hub fajar di 085643494797 pin bb 294E3A24 klik udminarejeki.blogspot.com

    BalasHapus
  2. Pusat penyediaan benih ikan air tawar. khusus melayani pengiriman luar pulau jawa..,hub fajar di 085643494797 pin bb 294E3A24 klik udminarejeki.blogspot.com

    BalasHapus