Selasa, 24 Juli 2012

Wisata Religi Di Makam Sunan Giri

Sebagai Kota Santri, Kota Gresik memiliki banyak tempat yang menjadi kawasan wisata religi. Salah satunya adalah Makam Sunan Giri, salah seorang dari Walisongo yang menyebarkan agama Islam di Nusantara.

Makam yang berada di Desa Giri Kecamatan Kebomas  ini setiap hari senantiasa ramai didatangi oleh para pengunjung. Baik dari rombongan wisata ziarah Walisongo atau wisata religi lainnya.
Berada di kawasan wisata religi Makam Sunan Giri ini kita bisa menjumpai banyak makam-makam kuno dari kerabat Sunan Giri dan para pengikutnya  yang berada di sekitar makam Sunan Giri. Selain itu juga terdapat gapura-gapura dengan berbagai bentuknya.

Makam Sunan Giri itu sendiri berada dalam sebuah cungkup yang terbuat dari kayu jati. Bentuk cungkup itu cukup kecil dengan ketinggian bangunan yang cukup rendah.
Sehingga ruangan di dalam cungkup makam tampak cukup sempit dan pengap.

Ditengah cungkup itulah terdapat makam Sunan Giri yang dilindungi dengan dinding kaca. Nisan makam tampak berselubung kain yang dihiasi dengan sulaman bordir.

 Cungkup makam Sunan Giri pada dindingnya berhias gebyok dengan motif ukir-ukirannya yang indah. Pada bagian luarnya di lindungi dengan kain kelambu untuk menghindari dari debu, kotoran dan usikan tangan-tangan jahil.


Dinding gebyok berukir yang serupa juga terdapat di ruangan dalam cungkup. Pada pintu masuk di dinding gebyok beukir itu terdapat hiasan berbentuk kepala naga. Sayang,ada larangan bagi  pengunjung  untuk memotret ruangan di dalam  makam Sunan Giri.

Di dalam cungkup makam  dan di selasar luarnya tampak banyak pengunjung yang melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an dan doa-doa bagi sang Sunan. Yang tentunya beberapa diantaranya ada yang menyertainya dengan doa-doa berbagai keperluan  bagi dirinya dan keluarganya.

Di sebelah selatan makam Sunan Giri terdapat Pendapa Agung Sunan Giri yang di dalamnya juga banyak terdapat makam-makam kuno. 

Sedangkan di sebelah utaranya terdapat Masjid Agung Ainul Yakin Sunan Giri dengan dikelilingi banyak kios pedagang yang menjual berbagai jenis dagangan.

Sunan Giri  lahir di Blambangan tahun 1442. Sunan Giri memiliki beberapa nama panggilan, yaitu Raden Paku, Prabu Satmata, Sultan Abdul Faqih, Raden 'Ainul Yaqin dan Joko Samudra.
  --------------------------------------------------------------------------------------------------------
Break Session :
Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
  








================================================================
 Sunan Giri merupakan buah pernikahan dari Maulana Ishaq, seorang mubaligh Islam dari Asia Tengah, dengan Dewi Sekardadu, putri Menak Sembuyu penguasa wilayah Blambangan pada masa-masa akhir Majapahit.

Selain menjadi penyebar agama Islam, Sunan Giri juga menjadi Nata ( kepala pemerintahan ) dengan gelar Prabu Satmata dan sebagai Pandita ( pemimpin umat Islam ) dengan gelar Tetungul Khalifatul Mukminin yang ditandai dengan Candra Sengkala yang  berbunyi ‘Trusing Luhur Dadi Haji “ atau tahun 1409 Saka / 1487 Masehi).

Sunan Giri wafat pada tahun 1426 Saka / 1506 Masehi dan dimakamkan di Bukit Giri Gajah, sekitar 2 km arah selatan dari pusat kota gresik. 

Tak jauh dari makam Sunan Giri terdapat Situs Giri Kedaton yang juga bersejarah.





5 komentar:

  1. Nice blog n info sob...
    salam kenal dari roombucketdotcom.blogspot.com
    :)

    BalasHapus
  2. Wah ty infonya.. mf numpng share umpn blik :D http://tugascumi.blogspot.com/2013/02/wali-songo.html Ty..

    BalasHapus
  3. serem juga yah, btw kalo mau kesana bisa Booking Pesawat apa yah? pengen Tiket Pesawat Lion Air sih biar bisa naik Lion kesana.

    BalasHapus
  4. Hai.. just info, sekalian yuk ikutan blog competition, seputar traveling dan hadiah total 12 juta ;) Travel, nulis, skalian dapet hadiah.. Minat? info lengkapnya disini ya http://bit.ly/11IwgXv :)

    BalasHapus