Rabu, 26 September 2012

Kesenian Jaran Bodag Yang Eksotis Dari Probolinggo

Selain Jaran Kencak, Kabupaten Probolinggo - Jawa Timur memiliki kesenian tradisional lainnya yang menggunakan properti berbentuk kuda-kudaan. Kesenian tradisional itu bernama Jaran Bodag yang  sangat eksotis dengan penampilannya yang meriah dan beraneka warna .

Properti tubuh kuda pada jaran dibentuk dengan  menggunakan anyaman bambu, kepalanya diberi per agar bisa mengangguk-angguk . Beraneka aksesoris dan manik-manik  menghiasi bagian tubuh jaran bodag.

Pada bagian dalam bodag dibentuk sedemikian rupa sehingga properti ini bisa menggantung dari dalam pada tubuh pemainnya.

Pemain jaran bodag kemudian  memainkan Jaran Bodag dengan berjalan dan  menggoyang-goyangkannya kemanapun dia suka sambil diiringi tabuhan dari perangkat musik berupa gamelan tradisional berupa kenong, gong, kendang dan sronen.

  Dalam penyajian juga ditampilkan tembang -tembang tradisi khas  Jaran bodag. 

Ada banyak modifikasi dan bentuk dari Jaran Bodag. Namun pada dasarnya sama dalam cara memainkannya. Setiap kelompok kesenian Jaran Bodag  biasanya memiliki 2-8  jaran bodag, 2 orang sebagai janis (ngidung), 3 orang menjadi pemain musik , 2 orang menjadi  pendamping jaran bodag, dan sisanya sebagai  con-lucon ( pelawak ).

 -----------------------------------------------------------------------------------------------------

Break Session :
Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
  







================================================================
Yang menarik dan terkesan agak norak, untuk pemain Jaran Bodag umumnya mengenakan kacamata hitam dan bulu mata palsu dengan rangkaian bunga yang menghiasi kepalanya.
Namun ada juga pemain yang hanya mengenakan penutup kepala saja.

Jaran Bodag ini biasanya diundang dipentaskan oleh warga yang punya acara hajatan seperti perkawinan, sunatan, syukuran, bersih desa, dan sebagainya. 
 
Warga  yang mengundangnya wajib untuk memberikan sesajian  berupa  buah kelapa, pisang, kemenyan,buah jambe,daun sirih, dan lain sebagainya.

 
Bila sesajian itu tidak lengkap , tak jarang pemain jaran bodag yang kesurupan yang dalam trance-nya dia memberitahukan dan meminta apa yang kurang dalam  sesajian itu. Untuk tarif pementasan Jaran Bodag ini berkisar Rp 1-2 juta yang tergantung pada lokasi acara pementasan.


2 komentar:

  1. Menarik sekali artikelnya. Semoga budaya tetap lestari.

    BalasHapus
  2. Ok n terima ksih atas kunjungannya ya, Gan.

    Please dibaca juga artikel-2 lannya di blog ini.

    BalasHapus