Rabu, 14 November 2012

Museum Airlangga Di Kediri Yang Memprihatinkan


Nama Airlangga identik dengan nama sebuah kerajaan besar yaitu di Pulau jawa pada masa lampau. Begitu juga dengan nama sebuah universitas negeri yaitu Universitas Airlangga yand ada di kota Surabaya.  

Namun tidak demikian halnya dengan Musium Airlangga yang ada di Kediri – Jawa Timur. Lokasi Museum Airlangga  berdekatan dengan wisata Gua Selomangleng.

 
Walau memajang arca Dewa Wisnu yang sedang menunggang Jatayu yang tampak cukup megah di bagian depannya, namun keadaan museum Airlangga kini tampak kusam dan  memprihatinkan. 
   
   
Banyak lubang besar yang menganga di langit-langitnya.  Jamur dan lumut yang dengan warna hijau , kuning dan hitam seolah menjadi hiasan pada langit-langitnya. 


Sebuah indikasi adanya rembesan air yang cukup deras akibat kebocoran pada bangunannya.

  
Keadaan itu sungguh sangat disayangkan karena di museum ini banyak menyimpan benda-benda bersejarah tentang peradaban masa lampau. Baik koleksi yang disimpan didalam ruangan museum atau diletakkan di halaman luar museum. 

 
Di dalam museum ini terdapat koleksi berupa prasasti, arca, makara, dan ornamen-ornamen yang merupakan bagian pada bangunan candi.

  ---------------------------------------------------------------------------------------------------

Break Session :

Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
  






================================================================

Diantara arca-arca itu terdapat arca Dewa Shiwa yang cukup menakjublan. Arca itu setinggi sekitar 3 meter  yang biasanya ditempatkan di dalam  ruangan tengah suatu bangunan candi. Arca yang indah ini sayang kondisinya sudah tidak utuh lagi karena retak dan terdapat sambungan.

Ada juga arca Dewa Wisnu yang juga sudah tidak utuh lagi karena terpotong pada bagian tangannya.

Untuk prasastinya terdapat prasasti-prasasti  yangukurannya  cukup besar dan tinggi
Di halaman luar museum terdapat koleksi berupa arca dan prasasti yang jumlahnya sekitar puluhan.  

 
Diantara arca itu terdapat arca Dwarapala dalam posisi berdiri yang sudah tidak berwujud pada bagian wajahnya.

Entah sejak kapan atap museum itu mulai dan kenapa hal itu tetap dibiarkan hingga saat ini. 

  
Sebuah hal yang sangat disayangkan dan ironis karena museum yang berfungsi untuk menaungi dan melindungi benda-benda yang kuno dan bersejarah justru  rusak dan tidak terlindungi pada bangunannya.

 

4 komentar:

  1. Emang bener-bener nampak terlantar bang, sy pernah nanya ke salah satu pegawai disitu jawabnya dana tak mencukupi untuk mendukung keberadaan museum. Pemkot Kediri juga tak terlalu perhatian. Sayang emang...

    BalasHapus
  2. Betul n saya setuju dengan pendapat Anda, Bung.

    BalasHapus
  3. Aduh, sayang sekali. Selagi punya tidak mau merawat, setelah hilang baru kebakaran jenggot. Hehehe....

    Gambar prasasti di atas, sepertinya terlalu kecil sehingga tulisannya tidak bisa dibaca, Mas. :)

    BalasHapus
  4. saya punya arca perunggu erlangga asli
    klo ada peminat
    Call 0812-4445-0658

    BalasHapus