Selasa, 02 Oktober 2012

Arca-arca kuno di Museum Probolinggo



Selain memiliki benda-benda koleksi dari peradaban modern seperti lokotif kuno, tank marinir PT 76 dan  Pesawat Nomad milik TNI Angkatan Laut, Museum Kota Probolinggo juga memiliki benda-benda koleksi dari peradaban kuno. Diantaranya adalah arca-arca purbakala yang dalam keadaan bersih dan terawat dengan baik.

Arca-arca itu ditempatkan pada ruangan pertama yang berada di dekat meja petugas. Ruangannya cukup luas dengan tata pencahayaan yang diatur sedemikian rupa yang menyorot pada arca.

Arca-arca itu dilengkapi dengan banner  pada bagian atasnya yang menjelaskan tentang nama arca dan identifikasinya. Sayang tidak disebutkan darimana lokasi asal arca-arca itu didapatkan.Pada sudut ruangan tampak menyendiri sebuah  arca Ganesha yang berbentuk seperti gajah dan dikenal sebagai Dewa Ilmu Pengetahuan dan Kecerdasan. 

 
Di sisi lainnya berjajar beberapa arca  yaitu arca Maha Surya , Nandi dan Bima. Maha Surya adalah  perwujudan dari Dewa Surya. Sedangkan arca Nandi berbentuk hewan sapi yang dalam mitologi Hindu dikenal sebagai wahana ( kendaraan ) DewaWisnu
 
Untuk arca Bima adalah perwujudan salah satu anggota dari Pandawa dalam kisah Mahabarata. Arca Bima ini cukup menarik karena postur tingginya hanya  sekitar 1 meter dengan warna hitam dan tekstur permukaan pada arca yang halus dan mengkilat.
 

---------------------------------------------------------------------------------------------------

Break Session :
Baca juga artikel-artikel menarik lainnya di Blog ini dengan Langsung KLIK Link di bawah ini atau kata-kata berwarna Biru lainnya :
  






================================================================

Di sisi lainnya pada  ruangan  ini terdapat  dua arca Dwarapala dengan wajahnya berwujud raksasa yang cukup menyeramkan.
 
 Dwarapala itu dalam posisi jongkok dengan membawa gada. Arca Dwarapala biasa dijumpai dalam bangunan-bangunan candi yang seolah berfungsi sebagai penjaga candi.
 
Diantara kedua arca Dwarapala itu terdapat panel-panel yang berwarna hitam dan terbuat dari batu pasir. Panel-panel yang berasal dari Candi Kedaton di Kecamatan Tiris – Probolinggo itu terdiri dari tiga bagian dengan terdapat relief adegan Arjuna Wiwaha.

Relief Arjuna Wiwaha itu merupakan koleksi yang terbaru di museum ini. Keberadaannya menghuni museum sejak tgl 26 September 2012 dan menambah khazanah koleksi museum tentang jejak peradaban yang mengagumkan pada masa lampau.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar