Rabu, 24 Oktober 2012

Jejak Bioskop Milik Dinasti Sampoerna


Nama Sampoerna tentu identik dengan gurita industri rokoknya. Selain itu, pada masa lampau Dinasti Sampoerna juga memiliki usaha dan bisnis lainnya yaitu bioskop. Bioskop  itu bernama Metropole dan Sampoerna  Theatre yang juga berada pada lokasi yang sama dengan dengan pabrik rokoknya.

Jejak masa kebesaran Sampoerna Theatre  dan Metropole itu bisa dijumpai di  House Of Sampoerna  yang berada di Jalan Taman Sampoerna no 6 - Surabaya.

Di bagian depan House Of Sampoerna terpajang ornament dengan gambar bintang film Marlyn Monroe dan Charlie Chaplin yang berdiri di dekat ornamen yang menyerupai loket karcis bioskop.

House of Sampoerna itu dulunya dibeli oleh  pendiri Sampoerna yaitu  Liem Seeng Tee, pada 1932, dan dijadikan gedung theater atau pertunjukan pada 1933. Sampoerna Theatre, gedung bioskop terbesar pada 1930-1960 itu pernah dikunjungi komedian Charlie Chaplin pada 1935.

Saat itu, Chaplin datang ke Surabaya dan mengunjungi Hotel Modjopahit dan Sampoerna Theatre.Sayang sekali pihak House of Sampoerna tidak memiliki dokumentasinya, tapi ada cerita dari saksi mata pada saat itu.
   
Di ruangan pertama yang berbaur dengan benda-benda pribadi milik pendiri Sampoerna yanitu Liem Seng Tee terdapat pajangan salinan berbagai dokumen tentang bioskop Sampoerna dan Metropole  pada tahun 1933, 1957 dan 1963. Sebuah piringan hitam lengkap dengan sampulnya terpajang pada dinding di ruangan ini.



Pada ruangan yang kedua terdapat koleksi berupa tiga piringan hitam yang merupakan sumbangan seorang warga di Kota Surabaya. Piringan hitam tersebut berisi kisah Roro Mendut Ka-1, Pandjie Remeng Ke 1 dan Ke-2 yang dipentaskan oleh Ketoprak Darmo Tjarito dengan iringan gamelan Sampoerna.
  ---------------------------------------------------------------------------------------------------

Break Session :






================================================================

Sedangkan pada bagian tengah ruangan yang ketiga terdapat koleksi yang juga sangat menarik berkaitan dengan bioskop ala Sampoerna ini. Koleksi tersebut berupa poster film-film lama yang diputar di Bioskop Milik Sampoerna.


Selain itu juga terpajang iklan-iklan film yang diputar di bioskop tersebut dan dimuat di berbagai media cetak yang beredar pada saat itu.

Tampilan poster dan iklan film-film  kuno tersebut cukup unik dan menarik. Selain tampak sederhana karena beberapa diantaranya seperti diolah dengan menggunakan tangan secara manual, juga menggunakan bahasa Indonesia dalam ejaan versi lama.

Diantara poster dan iklan film tersebut adalah Pandjie Semirang yang dibintangi oleh Sofia dan Rd. Endang,pada tahun 1953, Stowaway yang dibintangi Shirleys pada tahun 1937, Northern Pursuit yang dibintangi Errol Flyn  pada tahun 1943.

Pajangan poster lainnya  berupa film Ramona pada tahun 1937, Night In Paradise  pada tahun 1946, Ladies In Love pada tahun 1936   dan Thrill of Brazile ,Selain itu juga ada poster film yang dibintangi oleh Bing Slamet , film dari India dan film dari Malaysia.  

Cukup menarik menyaksikan koleksi berupa poster , iklan, piringan hitam dan berbagai dokumen tentang Sampoerna Theater dan Bioskop Metropole tersebut. Menjadi sebuah sisi lain yang menarik dari sejarah industri  rokok Sampoerna di Indonesia.

Artikel menarik lainnya tentang House Of Sampoerna ini bisa Anda baca dengan Langsung KLik Link artikel di bawah ini :

Mobil Rolls Royce Kuno Milik Dinasti Sampoerna
Indahnya  House Of Sampoerna Di Malam Hari 
Jejak Founder Sampoerna di House Of Sampoerna Surabaya 
Mengenang Marching Band Sampoerna Yang Legendaris
Surabaya Heritage Track Ala House Of Sampoerna
Pameran Foto Sampoerna Fotografi Club
Pameran Foto Komunitas  Bol Brutu di House Of Sampoerna
Ngabuburit Bersama Surabaya Heritage Track
Pameran Batik Gringsing Di House Of Sampoerna


Tidak ada komentar:

Posting Komentar